Home » Tips Seksual » 10 Cara Mengatasi Impotensi

10 Cara Mengatasi Impotensi

Cara Mengatasi ImpotensiImpotensi merupakan masalah pelik bagi pria dan bisa berakibat fatal pada keharmonisan keluarga. Sangat sering terjadi konflik antara suami istri sebenarnya dipicu oleh disfungsi ereksi yang tak segera ditanggulangi. Oleh sebab itu, para suami yang sudah menginjak usia-usia lebih cenderung merasa khawatir apakah mereka akan mampu memuaskan istri mereka. Lagi-lagi mereka akan mengambil beberapa solusi praktis seperti mengandalkan terapi dan obat kuat. Memang beberapa solusi akan berhasil namun mungkin tidak akan bertahan lama. Sebaiknya masalah impotensi bisa diatasi dengan metode-metode alami yang bisa ditunjang oleh langkah-langkah selanjutnya. Artinya bahwa solusi terapi atau obat hanya berfungsi untuk menyempurnakan hasil akhir dari beragam metode yang telah dilakukan. Nah, berikut ini merupakan sepuluh cara mengatasi impotensi yang bisa dilakukan secara mudah.

1. Menyegarkan Pikiran, Hindari Stres
Seiring dengan rutinitas dalam kehidupan modern, pikiran bisa menjadi sangat kompleks dan cenderung memicu stress. Sejumlah fakta penelitian membuktikan bahwa stres sangat sering dialami oleh kebanyakan orang dengan tingkatan berbeda. Namun hal paling buruk jika stres ternyata berpengaruh pada tubuh. Dalam kehidupan seks, stres berpengaruh besar pada kondisi tubuh dan pikiran yang tidak optimal. Oleh sebab itu, hindarilah stres berkepanjangan dan segera segarkan pikiran. Pada dasarnya, aktvitas seks merupakan cara untuk menghilangkan stres. Namun dalam kondisi stres berat dan berkepanjangan, lama-lama akan berpengaruh pada kenyamanan saat berhubungan intim. Oleh sebab itu, ambillah waktu-waktu luang untuk membiarkan pikiran Anda dalam keadaan tenang dan nyaman.

2. Kurangi Tekanan Darah dan Kolesterol
Kita tahu bahwa kolesterol dan tekanan darah merupakan pemicu penyakit-penyakit berbahaya. Namun hal yang cenderung kurang disadari ialah bagaimana tekanan darah dan kolesterol juga berpengaruh buruk pada kehidupan seks. Tekanan darah berlebih dan kolesterol akan menghambat fungsi ereksi pada penis. Akibatnya ialah seks yang tidak akan bertahan lama atau bahkan sama sekali tidak mampu memberikan kenikmatan seksual. Solusinya ialah dengan selalu menjaga tekanan darah dan kolesterol. Selalu mengecek tekanan darah dan hindari risiko sedini mungkin. Akan lebih baik jika tekanan darah dan kolesterol bisa diseimbangkan sedemikian rupa untuk tubuh yang lebih sehat.

3. Berat Badan
Obesitas merupakan momok mengerikan yang bisa memicu timbulnya penyakit-penyakit baru. Lebih dari itu, obesitas merupakan penanda yang buruk bagi kehidupan seks. Sementara itu, masalah kegemukan akan sangat sering dialami oleh para pria dengan usia tertentu. Oleh karena itu, hindarilah risiko kegemukan yang berlebihan karena akan berpengaruh pada kehidupan seks. Pertama-tama, kegemukan bisa menimbulkan rasa tidak percaya diri yang berlebihan saat menjalin hubungan intim. Dan itu akan memicu stres berkepanjangan. Kedua, masalah kegemukan akan menimbulkan masalah tekanan darah yang bisa memicu disfungsi ereksi. Hal-hal rumits yang disebabkan oleh obesitas harus segera diantisipasi dan ditanggulangi sedini mungkin.

4. Faktor Makanan
Pastinya makanan adalah faktor penting yang menentukan kualitas kesehatan, tidak terkecuali dengan kesehatan organ reproduksi. Mungkin Anda sering menemui saran-saran dan rekomendasi mengenai makanan sehat dan bagaimana kita seharusnya mengkonsumsi mereka. Namun perhatikanlah semua saran dan nasihat tersebut secara serius karena itu akan sangat penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Anda pasti sudah mengetahui beberapa pilihan makanan sehat seperti buah-buahan dan sayuran, selain itu juga susu murni.

5. Hindari Alkohol
Banyak orang berpikir bahwa minuman alkohol bisa merangsang aktivitas seks. Namun jika Anda berpikir semacam itu, Anda sedang melihat pada perspektif berbeda. Memang benar jika minuman alkohol bisa memicu rangsangan seks, apalagi jika dinikmati untuk menciptakan suasana romantis. Namun alkohol sebenarnya juga berperan besar dalam merusak syaraf-syaraf dalam tubuh. Nah, syaraf-syaraf dalam tubuh tersebut saling berkaitan dan dikhawatirkan bisa mengusi fungsi dari organ reproduksi. Oleh sebab itu, kurangilah minum minuman beralkohol atau Anda sebaiknya berpikir untuk menghentikan kebiasaan tersebut.

6. Berolahraga
Olahraga adalah satu-satunya cara penting yang menjadi titik tolak dalam menunjang stamina tubuh, terutama dalam kebutuhan seks. Anda bisa memilih beragam olahraga yang penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan seksual seperti berlari atau berenang. Namun hindarilah beberapa olahraga yang cenderung berpengaruh langsung pada fungsi organ reproduksi, seperti bersepeda. Anda bisa mengurangi porsi waktu bersepeda dan memilih olahraga lain. Sementara itu, hindari juga beberapa olahraga ekstrim yang bisa mengganggu kenyamanan bagian selangkangan. Satu hal lagi ialah saat menyukai olahraga angkat beban. Jangan lakukan itu secara berlebihan karena berat badan Anda akan terus menerus ditopang oleh kekuatan berlebih.

7. Hormon Testosteron
Mungkin ada beberapa masalah yang terkait langsung dengan proses produksi hormon testosteron. Oleh sebab itu, langkah terbaik ialah dengan memeriksakan kadar testosteron kepada dokter. Seseorang yang punya masalah dengan hormon bisa mengandalkan beberapa solusi medis yang lebih aman dan tepat sasaran.

8. Jangan Gunakan Steroid
Bagi Anda yang menyukai body building, selalu perhatikan faktor-faktor eksternal yang berpengaruh pada tubuh. Mungkin Anda ingin mempercepat pertumbuhan otot dengan steroid. Tetapi steroid akan sangat buruk dalam proses produksi testosteron. Bahkan, steroid yang nyatanya mampu menumbuhkan otot secara cepat, justru bisa mengecilkan ukuran penis. Oleh karena itu, sebisa mungkin untuk tidak mengkonsumsi steroid jika Anda menginginkan penis dalam ukuran yang masih wajar dan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

9. Posisi Seks
Kadang-kadang, posisi seks sebenarnya berpengaruh langsung pada organ vital. Bagi perempuan mungkin tidak akan jadi masalah. Namun penis yang terus menerus tergesek dalam posisi ekstrim bisa mengalami cedera. Apalagi jika dilakukan secara rutin dan berlebihan. Umumnya, posisi yang bisa memicu cedera pada penis adalah woman on top. Bukan berarti bahwa Anda tak boleh melakukan posisi tersebut. Namun tetaplah berhati-hati selama melakukan posisi seks yang unik dan berbeda. Jika Anda belum berpengalaman, Anda bisa melakukannya pelan-pelan.

10. Faktor Penyakit
Penyakit dalam tubuh akan berbeda dengan fungsi ereksi penis. Namun penyakit di dalam tubuh akan sangat berpengaruh pada kualitas sperma dan kemampuan ereksi. Oleh karena itu, sebisa mungkin untuk selalu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Memang tidak ada kekhawatiran jika itu adalah penyakit-penyakit ringan yang bisa cepat disembuhkan. Namun masalahnya adalah beberapa penyakit berat yang sebenarnya sudah diidap lama atau bahkan karena faktor genetik. Jika seseorang mengidap penyakit berat atau menahun, selalu periksakan dan upayakan untuk kesembuhan. Tipe penyakit tersebut akan selalu berpengaruh pada kehidupan seks, dengan jangka waktu berbeda.
Nah, demikianlah sepuluh hal yang perlu Anda ketahui mengenai cara untuk mengatasi impotensi. Percayalah bahwa masalah tersebut akan bisa disembuhkan selama Anda benar-benar berkeinginan dan berkeyakinan mantap. Sementara itu, perhatikan setiap aturan dan gaya hidup Anda. Sebab semuanya akan tergantung pada diri pribadi dan pengaruh lingkungan.


Anda Serius Ingin Memuaskan Istri Anda?, Ingin Bertahan lama diatas ranjang..? Ingin Menjadi lebih perkasa ketika bercinta?
Silahkan Klik
Disini