Home » Kehamilan » 11 Makanan Ibu Hamil yang Sehat Dikonsumsi Sehari-Hari

11 Makanan Ibu Hamil yang Sehat Dikonsumsi Sehari-Hari

Menjaga asupan makanan ibu hamil menjadi suatu kewajiban tersendiri bagi calon ibu. Terlebih bagi mereka yang tengah mengandung dengan kondisi kesehatan tertentu. Demi memastikan tumbuh kembang sang bayi tetap baik, sang ibu harus rela mnerapkan gaya hidup sehat. Termasuk memilih makanan mana yang baik untuk dikonsumsi dan mana yang sebaiknya dihindari. Hal ini guna mengantisipasi terjadinya keracunan makanan yang dapat berdampak buruk bagi kandungan.

Selain itu, menjaga makanan saat hamil juga dapat mencegah terjadinya obesitas. Walaupun faktanya gizi yang dibutuhkan calon bayi juga harus terpenuhi, bukan berarti semua makanan harus dikonsumsi. Cukup konsumsi makanan dengan kandungan vitamin dan mineral yang baik guna kesehatan janin. Sayangnya kebanyakan dari kita mempercayai bahwa ibu hamil membutuhkan asupan makanan 2 kali lebih banyak. Tentunya bukan untuk dirinya sendiri, namun untuk calon bayi yang dikandung.

Faktanya, ibu hamil hanya perlu menambahkan sekitar 300 kalori ke dalam makanan mereka.
Tambahan ini setara dengan semangkok sereal dengan susu rendah lemak dan satu buah pisang. Bisa dibayangkan, berapa banyak bukan takaran makanan yang seharusnya Anda konsumsi sehari-hari? Ada baiknya pula makan lebih sering ketimbang makan banyak dalam satu waktu bersamaan. Cara ini dapat membantu mempermudah penyerapan gizi dari ibu hamil kepada janin.

Guna menjaga nutrisi tetap seimbang selama kehamilan, konsumsilah aneka jenis makanan setiap harinya. Anda bisa memilih dan memasukkan beberapa jenis makanan dibawah ini ke dalam menu harian, yaitu.

Pisang
Buah pisang memang ampuh dijadikan pengganjal perut ketika lapar melanda. Ini dikarenakan kandungan kalori yang cukup tinggi pada buah pisang dan lebih mudah dicerna oleh tubuh. Pisang sendiri mengandung kalium yang bekerja menambah energi pada ibu hamil. Mengkonsumsi pisang dapat membantu para ibu terhindar dari kelelahan selama masa kehamilan. Adapula kandungan vitamin B6 serta potasium yang menunjang kelancaran proses metabolisme tubuh. Kelebihan lainnya adalah tak membuat para ibu hamil mudah mual ketika mengkonsumsi makanan.

Daging rendah lemak
Daging sapi bisa menjadi pilihan paling menyehatkan selama masa kehamilan. Anjuran dokter sendiri adalah memilih daging yang rendah lemak, guna menghindari kegemukan pasca melahirkan. Sekitar 35 gram atau 1 potong daging saat dikonsumsi membantu tubuh memenuhi sumber protein.

Selain itu, sistem kekebalan tubuh pun meningkat dan berperan aktif pada pembentukan tulang. Bagi ibu hamil, mengkonsumsi daging secara rutin dapat menghindari kelahiran prematur.

Sereal
Pernahkah Anda mendengar istilah asam folat bagi para ibu hamil? Asam folat merupakan bentuk sintetis dari vitamin B9 yang paling dibutuhkan selama masa kehamilan. Pada trisemester awal, kebutuhan akan asam folat terhitung sangat tinggi.

Itulah mengapa dokter sangat menyarankan para ibu hamil mengkonsumsi sereal. Sereal sendiri diketahui tinggi akan asam folat yang baik dikonsumsi sebagai menu sarapan. Jikapun sang ibu tak menyukainya, Anda dapat mengganti sereal dengan kacang polong atau sayur asparagus.

Telur
Terlalu bosan mengkonsumsi daging rendah lemak sebagai menu harian, cobalah menggantinya dengan telur. Telur pun tak kaya kandungan vitamin, asam amino, protein, lemak, omega 3 dan kolin. Semua sumber nutrisi tersebut dibutuhkan oleh janin dalam pertumbuhan sel-sel di otak serta penglihatannya.

Cukup konsumsi 1 butir telur ayam, Anda bisa memenuhi semua kebutuhan tersebut. Bila ingin menyiasati bosan, tambahkan sedikit keju serta sayur brokoli saat mengkonsumsinya. Biasanya telur tak akan membuat para ibu hamil mual, layaknya mengkonsumsi makanan olahan lainnya.

Minyak zaitun
Mengolah makanan sehat selama masa kehamilan memang sebaiknya membatasi penggunaan minyak berlemak jenuh. Sebagai penggantinya, Anda bisa menggunakan minyak zaitun saat menggoreng maupun mengolah beberapa makanan lainnya.

Selain bagus untuk kecantikan, makanan ibu hamil ini bagus pula untuk kesehatan janin. Sang ibu tentunya merasakan pula dampak baik dari minyak zaitun yang kaya akan vitamin E.

Kacang-kacangan
Tidak bisa dipungkiri memang, selama masa kehamilan sang ibu dan janin membutuhkan lemak. Lemak diketahui merupakan sumber nutrisi paling vital bagi perkembangan otak janin di kandungan. Dokter sendiri menyarankan para ibu untuk mengkonsumsi daging yang rendah lemak atau sebagai gantinya kacang-kacangan.

Kacang yang bisa dijadikan pilihan adalah kacang merah atau kacang polong. Bagi Anda yang tak terbiasa mengkonsumsi kacang, selai kacang yang dioleskan pada roti gandum bisa menjadi pilihan.

Alpukat
Selain buah pisang, buah alpukat pun bisa Anda masukkan dalam menu harian. Alpukat diketahui kaya akan vitamin B6, potasium, asam folat, vitamin C, dan kalium. Asam folat, kalium, serta vitamin B kompleks berperan aktif dalam pembentukan tulang belang sang janin.

Sedangkan lemak tak jenuh pada buah alpukat mampu meningkatkan fungsi memori jabang bayi. Cukup konsumsi 1 buah alpukat berukuran sedang untuk mendapatkan manfaat yang baik tersebut.

Ikan Salmon
Salmon disebut-sebut sebagai makanan laut paling aman untuk para ibu hamil selama mengandung. Pasalnya ikan satu ini sangat rendah kandungan merkuri ketimbang kerang laut sendiri. Apalagi kandungan omega 3 pada salmon yang sangat baik bagi tumbuh kembang janin. Di samping itu, kandungan DHA pada ikan salmon pun bisa membantu perkembangan otak lebih efektif. Takaran yang dianjurkan adalah sekitar 1 potong ikan salmon atau setara dengan 40 gram.

Yogurt
Olahan susu yang difermentasikan ini menjadi minuman paling digemari oleh masyarakat kini. Sudah begitu banyak brand yogurt dalam negeri yang mudah kita jumpai di supermarket terdekat. Berbahan dasar susu, yogurt sendiri kaya akan vitamin D serta kalsium untuk makanan ibu hamil.

Kebutuhan kalsium harian ibu hamil mencapai 1000 mg untuk menunjang tumbuh kembang sang bayi. Yogurt sendiri bisa dijadikan pilihan sumber kalsium, jika Anda bosan mengkonsumsi jus buah yang itu-itu saja.

Apel
Pilihan buah lainnya yang sangat dianjurkan oleh dokter adalah buah apel. Buah satu ini kaya akan kandungan vitamin C dan serat yang baik bagi ibu hamil. Serat sendiri membantu sang ibu terhindar dari masalah sembelit yang kerap mengganggu.

Selain itu, mereka pun bisa mencegah peningkatan kolesterol yang diakibatkan oleh makanan tak sehat. Vitamin pada buah apel pun dapat mencegah kegemukan yang kerap terjadi selama masa kehamilan.

Brokoli
Bahan makanan terakhir yang bisa Anda masukkan ke dalam list menu harian adalah brokoli. Jika Anda seorang vegetarian, tentu Anda sudah tidak asing dengan sayuran satu ini. Brokoli disebut-sebut kaya akan asam folat serta kalsium yang sangat berguna dalam pembentukan tulang.

Antioksidan yang terdapat pada brokoli pun bisa menangkal berbagai macam penyakit dan mencegah terjadinya diare atau sembelit. Anjuran konsumsi brokoli sebagai makanan ibu hamil sekitar 1 gelas atau 100 gram perhari.


Anda Serius Ingin Memuaskan Istri Anda?, Ingin Bertahan lama diatas ranjang..? Ingin Menjadi lebih perkasa ketika bercinta?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*