Home » Kehamilan » 9 Keuntungan Berhubungan saat Hamil

9 Keuntungan Berhubungan saat Hamil

Amankah berhubungan saat hamil? Pertanyaan seperti ini kerap ada di pikiran, khususnya Anda yang sedang menjalani masa kehamilan, bukan? Sebagian besar wanita yang sedang hamil memang enggan untuk berhubungan intim dengan pasangannya (khususnya pada masa awal kehamilan/ trimester pertama). Hal ini disebabkan oleh karena pada masa awal kehamilan, tubuh cenderung cepat lelah dan lebih sering merasakan mual dan muntah.

Suami juga pastinya berfikir bahwa berhubungan intim dengan istri yang sedang hamil dapat membahayakan si janin yang ada di dalam kandungan. Padahal, fakta menunjukan hal lain. Selama tidak ditemukan adanya masalah pada kehamilan, sah-sah saja Anda dan suami melakukan hubungan intim. Berhubungan intim saat sedang hamil tidak akan membawa dampak buruk bagi janin yang sedang dikandung. Namun dengan catatan memperhatikan beberapa hal penting berikut:

Posisi Hubungan Intim saat Hamil
Posisi berhubungan intim bagi wanita hamil yang paling tepat dan ideal adalah posisi samping dan posisi tubuh wanita di atas tubuh pria. Sementara itu, posisi tubuh wanita di bawah dan pria di atas sangat tidak disarankan karena posisi tubuh wanita hamil yang terlalu lama terlentang dapat berisiko menyebabkan adanya tekanan pembuluh darah oleh si janin.

Tekanan ini kemudian menyebabkan kepala wanita mudah pening. Posisi berhubungan intim lainnya yang sebaiknya tidak dilakukan oleh wanita hamil dan pasangannya yaitu seks anal karena berpotensi menyebarkan bakteri penyebab infeksi yang menyebar dari dubur ke vagina. Seks oral boleh dilakukan asal tidak meniupkan udara ke area dalam vagina karena dapat menyebabkan terhambatnya pembuluh darah.

Kondisi ini dapat mempengaruhi organ jantung yang berdampak terhadap kelangsungan hidup si janin. Tips bagi Anda yang ingin berhubungan intim di saat sedang menjalani masa kehamilan. Sarankan suami Anda untuk menggunakan kondom untuk mengantisipasi terjadinya infeksi yang mengancam kesehatan dan nyawa janin.

Pikirkan Risiko yang Mungkin Mengancam
Janin yang ada di dalam kandungan Anda dilindungi oleh otot rahim yang kuat dan cairan ketuban. Orgasme yang dirasakan ketika sedang berhubungan intim tidak akan menyebabkan bayi lahir prematur. Meski begitu, berhubungan intim yang tidak berhati-hati dapat berisiko menyebabkan keguguran dan terjadinya kontraksi pada uterus. Terdapat beberapa kondisi di mana wanita hamil tidak disarankan berhubungan intim, dan berikut penjelasannya.

  • Mengalami pendarahan tanpa sebab yang jelas
  • Air ketuban mengalami kebocoran
  • Memiliki riwayat persalinan prematur
  • Terbukanya leher rahim
  • Placenta privea (suatu kondisi dimana plasenta menempel dan meletak pada area bawah rahim sehingga menutup jalan lahir)

Dan tahukah Anda, ada beberapa keuntungan berhubungan intim saat sedang menjalani masa kehamilan. Dan berikut penjelasan secara detailnya:

  • Menghilangkan stress dan menjadikan Anda bahagia

Sudah menjadi rahasia umum bagi pasangan yang sudah menikah dan berumah tangga bahwa kehidupan seksual yang baik tentu adalah rahasia rumah tangga bahagia. Bahkan saat hamil sekalipun, hubungan seksual masih bisa dilakukan asalkan dengan prosedur yang benar.

Aktivitas seksual saat hamil terbukti dapat menghilangkan stress karena tubuh dan pikiran keduanya menjadi lebih rileks. Umumnya, wanita hamil memang rentan mengalami stress. Oleh karenanya, salah satu obat alami stress bagi wanita hamil adalah dengan menghabiskan waktu dengan pasangan.

  • Mengurangi dan bahkan menghilangkan rasa nyeri

Rasa nyeri yang sering dialami oleh wanita hamil perlahan-lahan dapat hilang hanya dengan berhubungan intim. Mengapa? Ketika sedang berhubungan intim, hormon yang dilepaskan saat sedang berorgasme ternyata dapat meredakan nyeri pada punggung wanita yang sedang hamil. Umumnya wanita hamil mengeluhkan rasa nyeri pada beberapa bagian tubuh seperti punggung, leher, dan pusing pada kepala. Rasa nyeri ini dapat hilang seketika ketika tubuh mengalami orgasme.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Hebatnya lagi, berhubungan intim dapat pula meningkatkan sistem imun tubuh sang ibu. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang terpicu untuk memproduksi hormon DHEA/ Dehydroepiandrosterone. Terlebih jika aktivitas seksual ini dilakukan secara rutin (misal seminggu 3 kali), zat antibodi akan dihasilkan oleh tubuh secara maksimal. Berbeda kondisinya jika wanita hamil jarang melakukan aktivitas seksual. Zat antibodi di dalam tubuh akan berkurang.

  • Membakar Kalori

Berhubungan intim juga secara efektif dapat membakar kalori yang berlebih di dalam tubuh, khususnya tubuh sang ibu yang sedang hamil. Jumlah kalori yang terbakar oleh karena hubungan intim sama dengan jumlah kalori yang terbakar ketika sedang berolahraga. Seorang wanita hamil yang aktif berhubungan seksual selama 30 menit sama saja ia telah membakar kalori sebanyak 85 kalori. Keren, bukan?

  • Menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan organ jantung sang ibu

Kesehatan jantung juga dapat terjaga dengan baik dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, yaitu dengan berhubungan intim dengan pasangan tercinta. Dengan melalui hubungan intim, kinerja organ jantung akan jauh lebih baik. Tak hanya itu, hubungan intim juga turut melatih keseimbangan dan kekuatan otot pada organ jantung wanita yang tengah hamil. Dengan demikian, risiko penyakit stroke dan jantung pun dapat dihindari.

  • Meningkatkan rasa percaya diri sang ibu

Sebagian besar wanita hamil kurang percaya diri dengan perubahan bentuk tubuh mereka yang begitu drastis. Payudara membengkak, perut membuncit, dan panggul melebar menjadi penyebab perubahan yang dialami oleh wanita hamil. Alhasil, tubuh terlihat jauh lebih gemuk dan sedikit mengganggu penampilan. Nah, dengan aktivitas seksual dengan pasangan, setidaknya sang ibu hamil merasa bahwa pasangan hidupnya masih tetap menerima dirinya meski dalam kondisi tubuh gemuk dan perut buncit.

  • Mempererat hubungan dan rasa cinta

Dan manfaat lainnya dari berhubungan intim dengan pasangan yaitu dapat meningkatkan rasa cinta diantara keduanya. Keduanya juga akan mendapatkan kepuasan ketika sedang melakukan aktivitas seksual. Ketika sedang berhubungan intim, tubuh keduanya akan menghasilkan hormon oksitosin, yaitu hormon pemicu hasrat untuk bercinta.

  • Meningkatkan kualitas tidur

Kualitas tidur juga akan membaik salah satunya dengan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Kualitas tidur seseorang akan menjadi baik ketika hormon oksitosin yang diproduksi tubuh dalam jumlah besar. Hormon ini ternyata dapat menambah rasa nyaman saat sedang tidur. Tentu cara ini boleh dicoba oleh Anda para ibu hamil yang umumnya mengalami kesulitan tidur akibat penyesuaian tubuh selama masa kehamilan.

  • Mencegah atau mengurangi risiko kanker prostat bagi si suami

Nah, manfaat yang satu ini dialami oleh kaum pria yang memiliki istri/ pasangan yang sedang hamil. Kanker prostat memang berisiko meyerang kaum laki-laki pada usia lanjut. Untuk mencegahnya, Anda para kaum laki-laki dianjurkan untuk meningkatkan ejakulasi di usia muda. Ejakulasi ini ternyata bermanfaat untuk membersihkan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar prostat.

Demikian info singkat mengenai keuntungan berhubungan intim saat sedang hamil. Meski hanya berupa informasi singkat saja, semoga bermanfaat untuk Anda para pembaca.


Anda Serius Ingin Mengakhiri Ejakulasi Dini?, Ingin Memuaskan Istri Yang Anda Cintai? Ingin Berhubungan Intim Berjam-Jam?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*