Home » Kehamilan » Hal Penting Dalam Proses Kehamilan Yang Harus Anda Tahu

Hal Penting Dalam Proses Kehamilan Yang Harus Anda Tahu

Kehamilan memang waktu yang sangat membahagiakan bagi para ibu. Sebab, penantian akan lahirnya seorang momongan merupakan hal yang sangat mendebarkan. Apalagi jika anak yang dikandung merupakan anak pertama dari pasangan suami istri, tentunya akan lebih membahagiakan lagi. Untuk para ibu yang sedang mengalami proses kehamilan pasti akan sangat was – was.

Apalagi jika masih dari bulan – bulan awal kehamilan. Namun sebenarnya para ibu hamil tidak terlalu khawatir jika sudah mengikuti anjuran bidan mereka. Adapun hal – hal yang diperbolehkan dan dilarang selama proses kehamilan.

Kegiatan yang boleh dilakukan selama proses kehamilan

1. Memenuhi kebutuhan gizi penting untuk janin
Selama proses kehamilan pasti akan ada banyak pertumbuhan dan perkembangan janin Anda. Untuk selalu menunjang masa pertumbuhan dan perkembangan janin Anda, sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan akan gizi yang baik untuk janin, misalnya zat besi, asam folat, seng, kalsium dan serat.

Di masa wal kehamilan sebaiknya para ibu hamil lebih mengutamakan memenuhi kebutuhan akan sam folat sebagai pembentukan awal sumsum tulang belakang dan otak janin. Selain itu kebutuhan akan kalsium sangat baik untuk pembentukan gig dan tulang anak.

Memenuhi zar besi harian Anda akan sangat membantu dalam menghindari anemia. Dan juga tidak ketinggalan seng selama kehamilan dan kebutuhan akan serat untuk mengatasi sembelit yang terjadi selama proses kehamilan.

2. Pergi berlibur
Selama proses kehamilan, siapa bilang Anda tidak bisa berlibur? Banyak dari wanita yang takut bepergian jauh sebab akan mudah kelelahan dan berakibat pada janin mereka. Iya itu memang benar, tapi hal yang perlu diingat adalah selama proses kehamilan pasti para ibu akan mengalami stres yang berlebihan, maka liburan pada masa kehamilan sangat diperbolehkan.

Anggap saja sebagai babymoon. Maka dari itu, segera rapikan koper dan pesan tiket Anda sekarang untuk berlibur sebagai penenang pikiran. Sebab, jika para ibu hamil mengalami stress akan sangat berdampak buruk oada kesehatan janin.

3. Melakukan hubungan sex
Banyak yang beranggapan selama proses kehamilan tidak boleh melakukan hubungan intim sebab mereka akan beranggapan akan terjadi masalah pada janin yang dikandungannya. Sebenarnya itu merupakan ketakutan yang tidak benar. Ternyata, para medis memperbolehkan para ibu hamil untuk melakukan hubungan intim dengan cara dan syarat tertentu.

4. Berjalan santai
Para ibu hamil memang seharusnya sering berjalan – jalan. Namun, jalan yang dilakukan adalah jalan santai, jadi mereka harus memperhatikan langkah mereka agar tidak terlalu cepat. Dengan melakukan jalan santai terutama pada pagi hari akan membuat pikiran para ibu hamil akan merasa lebih rileks dan tenang. Apalagi, jalan santainya di lakukan pada tempat seperti pedesaan, selain mendapatkan udara yang segar, pemandangan indahpun akan menyambutnya.

5. Menaikkan berat badan
Tentu para ibu hami harus memiliki berat badan yang cukup. Maka selama proses kehamilan mereka dianjurkan untuk menaikkan berat badan. Sebab, kekurangan berat badan akan sangat berdampak buruk pada kesehatan janin. Untuk bisa menaikkan berat badan tidak harus makan yang banyak. Hanya dilakukan dengan cara makan jika merasa lapar, dan yang perlu diingat adalah makan makanan yang mengandung gizi yang bagus untuk janin.

Kegiatan yang seharusnya tidak dilakukan selama proses kehamilan

1. Stress
Stress yang disebabkan oleh pekerjaan dan atau pikiran akan sangat membahayakan selama proses kehamilan terutama jika masih masa kehamilan muda. Sebab stres akan langsung berdampak buruk pada janin yang dikandung selama ibu hamil. Selain itu, stress selama proses kehamilan akan mempengaruhi perubahan emosi yang sangat besar bagi ibu hamil.

Hal ini akan sangat berpengaruh pada kelahiran anak yang prematur, gangguan kesehatan pada janin dab pecahnya ketuban. Bahkan, jika stres dialami oleh ibu hamil yang masih muda akan bisa menyebabkan cacat janin, sebab jaringan janin tidak berkembang dengan baik.

2. Menggunakan produk pemutih gigi
Penggunaan produk pemutih gigi selama proses kehamilan sebaiknya memang tidak dilakukan. Sebab produk pemutih gigi memiliki kandungan zat – zat kimia yang berbahaya dan bisa menyebabkan keguguran sekaligus resiko cacat janin. Kandungan pada produk pemutih tersebut juga akan terbawa hingga ke dalam plasenta janin.

3. Melakukan pengecatan pada rambut
Para ibu hamil sebaiknya mempertahankan rambut asli mereka dan tidak melakukan oengecatan rambut. Sebat kandungan dalam cat rambut yang berupa bahan – bahan kimi akan masuk ke dalam jaringan tubuh melalui akar rambut. Lalu, kandungan kimia tersebut akan terbawa bersamaan dengan aliran darah menuju ke plasenta. Melakukan pengecatan rambut akan sangat beresiko keguguran ataupun janin yang terlahir cacat.

4. Melakukan olahraga bersepeda
Selama proses kehamilan yang tergolong masih hamil muda maka olahraga bersepeda sangat tidak baik dilakukan. Jenis olahraga ini dapat menyebabkan kontraksi sekaligus tekanan yang hebat pada rahim. Hasil dari olahraga ini akan beresiko pada keguguran. Namun, proses kehamilan yang sudah masuk trimester ketiga boleh melakukannya untuk memperlancar proses persalinan. Tapi, para ibu hamil memang harus memilih olahraga yang aman bagi mereka.

5. Sauna
Para ibu hamil selama proses kehamilan sebaiknya untuk menghindari bersauna ataupun mandi sauna. Sauna merupakan kegiatan berdiam diri pada suhu yang panas. Suhu yang panas akan mengakibatkan rahim terkena suhu panas. Hal ini yang akan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian janin. Bahkan, sauna juga bisa menyebabkan para ibu hamil dapat mengalami gangguan kesehatan seperti flu, demam, badan tidak terasa nyaman, meriang.

6. Duduk terlalu lama
Para ibu hamil pasti merasakan badan yang tidak terlalu nyaman dan selalu ingin beristirahat. Namun, duduk yang terlalu lama bagi ibu hamil akan menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius. Ibu hamil yang kurang aktif akan memberikan pengaruh bagi kesehatan pada janin mereka. Selain itu, jika duduk yang terlalu lama dan kurang bergerak akan sangat beresiko terkena obesitas.

Para ibu hamil sebaiknya terus melakukan gerak yang aktif namun tidak berlebihan sehingga otot – otot di dalam tubuh tidak kaku dan tu uh menjadi sehat. Obesitas yang terjadi pada masa kehamilan akan menyebabkan penyakit diabetes kehamilan atau biasa disebut dengan diabetes gestasional.

7. Berdiri terlali lama
Selain duduk terlalu lama, dalam proses kehamilan para ibu hamil sebaiknya menghindari pekerjaan yang mengharuskan mereka berdiri dengan waktu yang cukup lama atau sering berdiri. Sebab, hal ini akan menyebabkan varises atau pembengkakan pada bagian paha ataupun kaki. Jika memang mengharuskan untuk berdiri dengan waktu yang cukup sering maka para ibu hamil bisa mengatur waktu berdiri dengan istirahat.

8. Merokok
Merokok selama proses kehamilan memang sangat tidak dianjurkan bahkan harus benar – benar dihindari. Ada beberapa efek yang terjadi pada ibu hamil yang aktif maupun pasif dalam merokok seperti kelahiran yang prematur sebab ketuban yang sering pecah pada masa kehamilan. Selain itu, bahaya yang lain adalah kurangnya oksigen pada janin yang dikandung. Dan yang terakhir adalah cacat lahir ataupun kelainan hormon saat sudah beranjak dewasa.


Anda Serius Ingin Memuaskan Istri Anda?, Ingin Bertahan lama diatas ranjang..? Ingin Menjadi lebih perkasa ketika bercinta?
Silahkan Klik
Disini!!  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*