Home » Kehamilan » 3 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

3 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

Cara mengatasi mual saat hamil dirasa penting karena selalu hadir mengiri setiap fase kehamilan baik ketika hamil tua lebih-lebih ketika baru dalam fase mengandung atau hamil muda. pada umumnya mual terjadi ketika berada pada fase trimester pertama dari usia kehamilan.

Hanya sebagian kecil saja mual tidak terjadi pada wanita hamil. Penyebab utama dari rasa mual ini adalah perubahan hormon pada wanita karena adanya spesies baru di dalam tubuhnya sehingga harus melakukan beberapa perubahan adaptasi dalam tubuh.

Mengetahui cara mengatasi mual saat hamil akan sangat bermanfaat bagi pasangan yang belum mempunyai pengalaman dalam hal mengandung sehingga bisa dilakukan tindakan yang pas dan tepat tanpa menganggu keberadaan janin didalamnya.

Morning sickness merupakan istilah yang paling sering digunakan untuk menyebut keadaan mual di saat hamil. Kata morning mengacu pada waktu yang paling sering didapati orang yang hamil mengalami mual, yaitu di pagi hari. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan pula bahwa morning sickness bisa terjadi pada siang, sore, atau malam hari.

Apakah Mual Saat Hamil Membahayakan Bagi Janin?
Mual dan muntah yang terjadi pada ibu hamil merupakan kondisi yang lumrah dan bisa dimaklumi. Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa tubuh memerlukan adaptasi hormon karena adanya spesies baru dan akan mengambil beberapa nutrisi yang masuk ke dalam tubuh sang induk.

Oleh karena itulah mual dan muntah akan menunjukkan bahwa janin memerlukan banyak nutrisi untuk dikonsumsi. Dengan seringnya intensitas mual maka si ibu semakin didorong untuk segera makan dan memenuhi nutrisi dalam tubuhnya kemudian karbohidratlah yang akan dipilih karena mampu menahan rasa mual dalam tubuh.

Selain itu, dengan mual dan muntah berarti ada zat-zat yang di tolak oleh tubuh karena dianggap merugikan. Dengan demikian janin dalam kandungan akan terlindung dari zat-zat yang berbahaya yang dapat merusak tumbuh kembang janin.

Salah satu hal positif dari mual dan muntah saat hamil adalah ibu akan mulai menerima dan membatasi aktivitasnya untuk menjaga fase demi fase si janin. Jadi pada intinya bahwa kondisi mual dan muntah saat hamil merupakan hal yang lumrah dan tidak membahayakan.

Kondisi mual dan muntah akan menjadi berbahaya ketika terjadi dalam kondisi yang parah. Kondisi muntah parah yang disertai dengan rasa sakit pada sekujur tubuh perlu diadakan pemeriksaan lebih lanjut lagi pada dokter setempat. Kondisi muntah yang parah bisa jadi pertanda adanya gangguan di dalam janin.

Gangguan ini bisa jadi adalah gangguan dimana ibu kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi diikuti dengan penurunan berat badan tubuh secara drastis. Dalam istilah medis gangguan ini disebut dengan hyperemesis gravidarium. Gangguan ini biasanya membuat ibu harus segera dirawat dan diinfus.

Penyebab Terjadinya Mual
Sebelum mengetahui cara mengatasi mual saat hamil, penting kiranya mengetahui penyebab terjadinya mual saat hamil agar tidak membuat kepanikan dan dapat dilakukan tindakan yang tepat. Berikut beberapa penyebab mual dan muntah pada ibu hamil.

  • Hal yang paling jelas adalah HCG atau human chloronic gonadotropin yaitu semacam hormon yang berada pada dinding rahim dan menyebabkan rasa mual. Jadi rasa mual yang didapatkan menunjukkan bahwa produksi hormon HCG berjalan normal dan membuat kandungan lebih sehat.
  • Peka terhadap rangsangan yang erat kaitannya dengan pencernaan. Jadi pada umumnya ibu hamil akan sensitif pada aroma-aroma menyengat pada makanan dan bisa menyebabkan rasa mual.
  • Stres berlebihan juga membuat intensitas mual semakin tinggi.
  • Infeksi yang terjadi pada saluran kencing. Infeksi ini bisa menyebabkan rasa mual bahkan beresiko muntah parah. Salah satu ciri terkena penyakit ini adalah adanya darah diiringi rasa nyeri yang tak tertahankan.
  • Meningkatnya kadar esterogen yang berada di dalam tubuh.

Cara Mengatasi Mual saat Hamil
Pada intinya cara mengatasi mual saat hamil adalah tergantung pada diri ibu janin itu sendiri dengan merubah beberapa pola makan dan pola aktifitas yang dilakukan sehari-hari. Hal ini berhubungan erat dengan sistem adaptasi yang dilakukan oleh tubuh pada keberadaan janin. Berikut ini beberapa cara mengatasi mual saat hamil.

  • Sering makan sedikit porsi. Artinya keadaan mual dan muntah pada umumnya menyebabkan rasa malas dan tidak enak untuk makan sehingga akan lebih baik untuk mengurangi porsi makan akan tetapi menambah waktu atau intensitas dalam makan. Makan dan minumlah secara perlahan-lahan dan hindari makanan-makanan yang pedas dan terlalu manis.
  • Batasi aktifitas yang melelahkan karena semakin anda lelah semakin rentan untuk membuat tubuh menjadi kurang sehat dan beresiko pada janin.kelelahan bisa membawa sang ibu pada kondisi mual dan muntah yang parah.
  • Hindari makanan-makanan yang beraoma tajam karena pada umumnya akan terjadi penolakan terhadap rangsangan makanan dalam tubuh. bau-bau ini seringkali membuat rasa mual pada ibu janin.
  • Pakailah pakaian yang nyaman dan tidak ketat khususnya di bagian perut dan bagian pinggang. Karena kedua bagian ini berhubungan langsung dengan bagian yang beresiko membuat rasa mual pada tubuh.
  • Lakukan sedikit aktifitas dengan berdiri, berjalan-jalan, atau duduk membaca buku ketika selesai makan. Jangan langsung berbaring dan tidur-tiduran karena akan menyulitkan proses pencernaan.
  • Minumlah air hangat untuk mengurangi rasa mual salah satunya dengan minuman jahe yang akan menghangatkan bagian tubuh dari bagian dalam.
  • Ketika merasa mual, cobalah untuk menghirup udara segar di luar ruangan. Jika tidak didapati udara yang segar di depan rumah maka anda bisa mencoba untuk duduk tenang dan menikmati setiap hembusan nafas secara perlahan-lahan.
  • Konsumsi makanan-makanan yang kaya akan vitamin dan nutrisi khususnya ketika akan tidur. Kinerja vitamin dan nutrisi akan sangat membantu metabolisme tubuh dalam adaptasi hormon janin. Hal inilah yang bisa mengurangi rasa mual dan muntah pada ibu hamil.
  • Hindari makanan yang mempunyai zat besi tinggi. Bukan karena zat ini menganggu akan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan terganggunya sistem pencernaan dalam tubuh.
  • Seringlah menggosok gigi dan berkumur setelah makan.
  • Hindari makanan-makanan yang bisa memperberat kinerja sistem pencernaan atau sulit dicerna dalam waktu yang singkat. Salah satu contoh dari makanan yang sulit dicerna oleh tubuh adalah makanan-makanan instan.

Adapun dalam kondisi mual dan muntah yang parah maka akan lebih baik untuk segera memeriksakannya pada dokter terdekat. Salah satu ciri bahwa mual dan muntah sudah parah adalah adanya nyeri pada bagian perut, urine berwarna kuning pekat, tidak dapat menerima asupan makanan apapun selama seharian, lemas dan lunglai hingga tak mampu beranjak dari tempat tidur, suhu badan tinggi seperti demam, dan yang paling parah adalah ketika disertai dengan muntah darah. Demi menjaga kesehatan ibu dan bayi yang berada dalam kandungnya maka sangatlah penting untuk mengetahui cara mengatasi mual saat hamil.


Anda Serius Ingin Mengakhiri Ejakulasi Dini?, Ingin Memuaskan Istri Yang Anda Cintai? Ingin Berhubungan Intim Berjam-Jam?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Anda Serius Ingin Memuaskan Istri Anda? Klik Disini