Home » Kehamilan » 8 Gejala Awal Kehamilan Sebelum Anda Cek Ke Dokter

8 Gejala Awal Kehamilan Sebelum Anda Cek Ke Dokter

Gejala awal kehamilan pada wanita biasanya baru muncul setelah satu atau dua minggu dari jadwal menstruasi yang tidak kunjung datang. Data statistik menunjukkan bahwa sekitar 60% wanita yang hamil akan mengalami berbagai macam gejala kehamilan pada masa 6 minggu kehamilan, dan sekitar 90% wanita mengalaminya ketika masuk ke minggu 9.

Ada banyak gejala-gejala yang bisa dirasakan ketika wanita sedang hamil, namun masing-masing wanita hamil punya ceritanya sendiri-sendiri tentang tanda-tanda kehamilan. Ada yang mengalami banyak gejala, ada yang hanya beberapa, ada yang tidak merasakan gejala apapun dan baru sadar sedang hamil ketika perut sudah mulai membuncit.

Apa pentingnya untuk mengetahui gejala apa saja yang biasa dirasakan orang yang sedang hamil? Karena dengan begitu Anda bisa mengukur diri sendiri apakah mengalami gejala yang sama atau tidak terutama setelah tahu bahwa menstruasi bulanan yang seharusnya sudah datang ternyata tidak terjadi, ditambah Anda adalah wanita dengan kehidupan seksual yang aktif.

Dengan mengetahui sedini mungkin apakah Anda sedang hamil atau tidak, Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mendapatkan panduan dan masukan kesehatan untuk kepentingan si ibu hamil dan juga bayi yang dikandung. Berikut adalah beberapa gejala awal kehamilan yang biasanya terjadi pada ibu hamil, Anda bisa mengalami semuanya, hanya beberapa, atau bahkan mengalami gejala yang lain.

1. Sensitif dengan makanan

Anda dikenal sebagai tukang makan tapi mendadak sensiitf dengan bau-bau makanan? Bisa jadi itu adalah pertanda bahwa Anda sedang mengandung. Sensitif terhadap bau makanan adalah gejala kehamilan yang klasik dan paling banyak diketahui oleh orang. Penyebabnya diduga karena peningkatan hormon estrogen pada tubuh wanita hamil yang berpengaruh terhadap indera penciuman dan juga rasa mual pada pencernaan.

Jika sebelumnya Anda tidak punya masalah dengan bau makanan tertentu, kemudian mendadak ingin muntah hanya karena mencium bau makanan tersebut apalagi memakannya, mungkin sudah saatnya untuk mengambil testpack yang ada di lemari Anda.

2. Perubahan mood

Ibu hamil terutama pada masa awal kehamilan dikenal sebagai orang yang punya perubahan mood paling membingungkan. Perubahan mood ini bisa bermacam-macam efeknya pada setiap wanita hamil, ada yang moodnya jadi lebih bagus dan membuatnya jadi lebih energik dan terlihat bahagia, namun ada yang efeknya justru menimbulkan depresi dan kecemasan yang bisa membahayakan diri sendiri, orang lain, dan terutama janinnya karena efek stress.

Perubahan mood pada wanita hamil yang bisa terjadi kapanpun di manapun disebabkan karena perubahan hormonal dalam tubuh wanita hamil yang berpengaruh kepada neurotransmitter atau zat kimia yang berfungsi untuk mengirimkan pesan ke otak.

3. Perut kembung

Gejala awal kehamilan yang juga dirasakan oleh wanita pada bulan-bulan pertama kehamilan adalah rasa perut yang kembung dan secara fisik membuat ukuran celana Anda tampak lebih sempit meskipun belum muncul kebuncitan pada kehamilan. Sensasi kembung ini juga disebabkan karena adanya perubahan hormon pada tubuh wanita hamil, rasanya mirip dengan rasa kembung ketika menstruasi.

Ada beberapa gejala awal kehamilan yang mirip dengan gejala PMS, karena itu banyak wanita yang belum sadar dirinya hamil setelah beberapa minggu bahkan bulan karena gejala yang mirip dengan menstruasi ini, padahal darah menstruasi tentu tidak keluar.

4. Buang air kecil yang makin sering

Perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh wanita hamil juga memberikan efek pada aliran darah ke ginjal yang lebih meningkat sehingga ginjal memproduksi urin yang lebih banyak dan membuat kandung kemih wanita hamil cepat penuh. Karena itulah wanita yang sedang hamil akan direpotkan dengan perjalanan bolak-balik ke kamar mandi atau toilet untuk buang air kecil lebih sering.

Gejala awal kehamilan ini akan terus berlangsung di masa kehamilan selanjutnya karena ukuran janin yang terus membesar dan memberikan tekanan pada kandung kemih Anda, ditambah dengan volume darah yang juga semakin meningkat untuk mengakomodasi kebutuhan janin untuk bertahan hidup. Oleh karena tu jangan lupa untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dengan mengonsumsi air putih yang cukup.

5. Selalu merasa capek

Ada banyak hal yang bisa membuat wanita hamil jadi terlihat dan merasa lebih capek terutama pada masa awal kehamilan. Perubahan hormon jelas memberikan pengaruh yang membuat wanita hamil jadi lebih sering mengantuk.

Gejala-gejala lain yang dirasakan juga berkontribusi untuk rasa lelah ini misalnya berat badan yang terus bertambah, rasa pegal pada bagian punggung, perubahan mood yang membuat wanita hamil jadi lelah secara emosi, gangguan tidur karena ketidaknyamanan pada masa kehamilan, rasa mual di pagi hari, dan juga seringnya keluar masuk kamar mandi untuk muntah atau buang air kecil, semuanya membuat kondisi wanita hamil jadi cepat lelah. Gejala awal kehamilan ini biasanya akan mulai reda ketika sudah masuk ke trisemester kedua.

6. Payudara yang nyeri

Pada masa menstruasi Anda merasakan rasa nyeri pada payudara? Rasa nyeri ini akan lebih terasa ketika Anda sedang hamil. Rasa nyeri pada payudara disebabkan karena peningkatan hormon kewanitaan pada wanita yang membuat payudara dan puting tampak lebih membesar dan bengkak.

Hal ini adalah cara bagi tubuh Anda untuk mempersiapkan diri memberikan ASI pada bayi nanti setelah ia lahir. Payudara pada wanita hamil juga akan lebih sensitif jika disentuh bahkan cenderung sakit. Namun seiring dengan kehamilan yang makin matang, nyerinya payudara ini pun akan berangsur menghilang.

7. Muncul flek darah

Gejala awal kehamilan lain yang sering disalahartikan sebagai menstruasi adalah munculnya flek darah atau spotting pada organ kewanitaan Anda. Tidak semua wanita hamil mengalami hal ini, sekitar 25% dari wanita hamil akan mengalami flek pada masa awal kehamilan.

Penyebab dari munculnya flek ini belum diketahui secara pasti namun diduga karena sel telur yang sudah dibuahi mulai menempel pada uterus. Umumnya munculnya flek darah ini tidak menimbulkan rasa sakit, apabila Anda mengalami pendarahan yang tidak normal, merasakan sakit, atau merasa cemas dengan kondisi tubuh yang seperti ini sebaiknya hubungi dokter Anda untuk jawaban yang pasti.

8. Suhu tubuh basal naik

Suhu tubuh basal adalah suhu tubuh yang diukur saat tubuh benar-benar dalam kondisi istirahat dan santai, biasanya diambil ketika seseorang baru bangun dari tidur dan belum melakukan aktivitas apapun. Mengukur dan mencatat suhu tubuh basal setiap hari adalah salah satu cara yang natural untuk program punya anak maupun untuk menghindari punya anak.

Pasalnya dengan mengukur suhu tubuh basal maka seseorang bisa memprediksi kapan masa suburnya sehingga bisa berhubungan seksual pada masa itu atau justru menghindari masa subur tersebut. Pada wanita hamil, suhu tubuh basal akan cenderung mengalami peningkatan dari suhu tubuh biasanya.

Jadi untuk Anda yang rajin melakukan pengukuran suhu tubuh ini dan mendapati angkanya naik setiap hari, bisa jadi Anda memang sedang hamil. Demikian adalah beberapa hal yang bisa jadi tanda atau gejala awal kehamilan.


Anda Serius Ingin Mengakhiri Ejakulasi Dini?, Ingin Memuaskan Istri Yang Anda Cintai? Ingin Berhubungan Intim Berjam-Jam?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

Anda Serius Ingin Memuaskan Istri Anda? Klik Disini