Home » Tips Seksual » Penyakit Kelamin Pada Pria dan Wanita

Penyakit Kelamin Pada Pria dan Wanita

Apakah saat ini Anda sedang mengalami penyait kelamin? rata-rata pria kurang peka terhadap hal ini, karena ada penyakit kelamin yang mungkin saja tidak Anda tahu sampai akhirnya penyakit kelamin tersebut menyebar dan yang lebih parah menimbulkan infeksi. Ada beberapa penyakit kelamin yang dikenal dengan asimptomatik yang artinya penyakit tersebut tidak akan pernah tahu Anda memilikinya atau tidak.

Anda dan semua pria bisa terinfeksi penyakit kelamin tanpa Anda sadari sedikitpun. Selama pria tidak menyadari penyakit kelamin yang dimiliki, selama itu pula dirinya bisa menularkan penyakit tersebut kepada siapa saja. Apalagi jika pria sudah memiliki pasangan, akan dengan mudah penyakit tersebut menular ke pasangannya. Hal itu pula yang membuat para peneliti menyebut penyakit tersebut sebagai “Epidemi tersembunyi”.

Berikut ini 9 penyakit kelamin pada pria :

Pertama, Infectious Mononucleosis penyakit ini dikenal sebagai mono, yang merupakan infeksi virus dan disebabkan oleh EBV (Epstein-Barr Virus). Infeksi penyakit ini dapat menyebar dari orang satu ke yang lain. Dan jenis penularannya bisa melalui pertukaran air liur.

Kasus penyakit mono kebanyakan asimptomatik, penyakit ini juga sangat sedikit menimbulkan gejalanya. Gejala dari penyakit ini adalah lelash dan lesu (tidak enak badan) yang berkepanjangan, selain itu gajala penyakit ini juga disertai dengan demam ringan serta panas dingin (relatif jarang biasanya). Sangat sulit untuk mendiagnosis penyakit ini, karena diagnosis bisa sering keliru.

Kedua, Infeksi Parasit Usus, penyakit ini biasanya ditularkan melalui materi fekal. Materi fekal sendiri adalah apa yang tersisa dari apa yang kita makan (fases) dan saat terkontaminasi oleh parasit usus, ini dapat membawa milliaran partikel menular yang dapat dengan mudah sekali ditularkan dari satu pria ke orang lain. salah satunya adalah E. Histolytica, atau penyebab amebiasis

Banyak pasien yang memiliki E. Histolyctica adalah asomptomatik. Pria yang memiliki parasit ini tidak menunjukan gejala apapun., tapi mereka dapat menularkan parasit ini pada pasangan seksual mereka. Gejala jiak tertular penyakit ini adalah mual, sakit perut, diare, kram perut, penurunan berat badan, serta muntah. Waktu inkubasi penyakit ini rata-rata 2-4 minggu sampai gejalanya muncul.

Ketiga, Trikomoniasis, banyak yang memiliki penyakit ini tapi tidak mengetahuinya. infeksi dari penyakit ini disebabkanoleh parasit Trichomonas Vaginalis. Penyakit ini mampu untuk menempel sendiri ke sel-sel tubuh manusia dan dapat menyebabkan degredasi sel.

Seperti penyakit lain, penyakit ini juga tidak menimbulkan gejala yang terlihat serius. Artinya pria bisa hidup bersama dengan parasit ini didalam tubuhnya selama bertahun-tahun bahkan tanpa terlihat bahwa dia sakit. Rata-rata penyakit ini ditularkan dari pihak wanita ke pria, rata-rata pria akan tahu memiliki penyakit ini saat mereka baru mengkonsultasikan penyakit ini ke dokter.

Jika ada gejala iritasi pada penis, sensasi panas setelah ejakulasi dan saat kencing. atau keluarnya cairan dari penis (bukan mani) maka itu bisa jadi diagnosa penyakit rikomoniasis. Sementara pada wanita gejalanya adalah keputihan yang berbau busuk.

Keepat, Molluscum Contagiosum, Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus pada kulit. penyakit ini juga dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual. selain itu kontak kulit yang sangat intim juga dapat membuat penyakit ini menular. Penyakit ini juga biasanya tanpa gejala, Pada umumnya pasien yang mengalami penyakit ini tidak menunjukan gejala sistemik seperti demam, mual atau tidak enak badan.

Penyakit kelamin ini sangat bisa sekali di idap oleh orang yang umum dengan hubungan seksual yang bebas, berbagi handuk dengan orang lain, juga memungkinkan Anda terinfeksi penyakit ini.

Meski sulit diketahui, tetapi ada gejala yang bisa dilihat, seperti tumbuhnya kutil diarea genital. Kontak dengan kutil ini memungkinkan akan penularan penyakit.

Kelima, HPV Human papilloma virus adalah infeksi menular yang paling umum. rata-rata penularannya melalui hubungan seksual yang aktif. bahkan penyakit ini tidak bisa dicegah meskipun Anda menggunakan kondom. Pria yang mengalami penyakit ini bisa menularkannya kepada orang lain kapan saja dan dimana saja. penyakit ini dapat dilihat dengan tanda seperti kutil pada kelamin, tetapi juga bisa bukan kutil.

Usia yang rawan memiliki penyakit ini rata-rata dibawah 30 tahun. Namun penyakit ini bisa hilang dalam beberapa waktu. Lebih parahnya, penyakit ini dapat menimbulkan kanker serviks.

Keenam, Klamidia, penyakit ini sangat mungkin terjadi pada wanita yang berusia dibawah 25 tahun. Penyakit ini merupakan infeksi diam-diam yang sama sekali jarang disadari.

Jika wanita memiliki masalah keputihan atau ada rasa panas saat buang air kecil selama beberapa minggu setelah berhubungan seksual bisa jadi merupakan tanda dari penyakit kelamin ini.

Rata-rata wanita melihat penyakit ini sebagai infeksi jamur atau bacterian vaginosis, jadi sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar mengetahui apakah Anda mengindap penyakit ini atau tidak. Saat Anda merasa sensasi panas pada saat kencing, pendarahan antara siklus haid, nyeri di punggung bawah dan perut serta ada rasa sakit saat berhubungan seks itu juga bisa jadi gejala dari penyakit ini.

Untuk pria sendiri, jarang sekali membuat kondisi menjadi semakin parah. Namun jika hal itu ada para pria, maka akan dengan sangat mudah sekali untuk menularkannya pada wanita atau pasangannya. bagi wanita sendiri jika memiliki penyakit ini akan sangat serius jika tidak ditangani dengan baik oleh ahlinya. jika tidak diobati maka penyakit ini akan menular ke rahim dan akibatkan adalah infeksi peradangan panggul (PID). Bahkan jika tidak di obati klamida akan menjadi penyebab PID.

Ketujuh, Gonore , Penyakit ini adalah penyakt yang disebabkan oleh bakteri gonococcus atau neisseria gonorrhoeae. Gonore merupakan penyakit kelamin paling umum pada wanita yang aktif berhubungan seksual dibawah usia 25 tahun. Wanita dan pria yang terinfeksi penyakit kelamin gonore tidak menunjukan gejala yang aneh. Ini artinya ada banyak pria dan wanita yang menderita penyakit ini tapi mereka tidak menyadarinya.

Sama seperti klamadia, gajala yang tampak adalah pendarahan genitalia, keputihan, dan rasa nyeri saat berhubungan seksual. Bakteri ini juga memungkinkan menyebar keseluruh bagian dari tempat mulanya berasal.

Jika penyakit ini tidak diatasi dengan baik maka akan menyebabkan peradangan pada panggul, jaringan perut serta kerusakan pada organ reproduksi. Infeksi gonore juga dapat meningkatkan risiko terkena HIV. Dan dalam kasus yang lebih serius penyakit ini dapat mengancam jiwa dibagian tubuh seperti darah, otak, jantung, dan persendian.

Pada wanita hamil, gonore dapat membuat wanita melahirkan secara prematur, berat badan lahir rendah, Keguguran, dan komplikasi kesehatan yang serius (seperti kebutaan dan infeksi darah) untuk bayi baru lahir.

Kedelapan, Herpes Genital Anda yang memiliki herper genital gejala atau tanda yang paling umum adalah adanya bintil merah melepuh kecil atau luka di area kelamin. Rasanya sangat perih atau gatal saat buang air kecil. Tapi tidak semua memiliki gejala ini. Penyakit ini sangat mungkin dibagikan ke orang lain melalui hubungan seksual karena penyakit ini sama sekali tidak terdeteksi keberadaanya.

Herpes simpleks 2 (HVS-2) merupakan jenis yang paling sering ada dalam herpes genital. Dan herpes simplex 1 (HSV-1) adalah salah satu penyakit kelamin yang dapat menyebabkan luka pada mulut – tapi HSV-1 dapat menyebabkan herpes ginital jika menyebar dari mulut ke alat kelamin selama oral seks.

Herpers menjadi menular saat ada situasi luka aktif, tapi tetap bisa menyebar saat tidak ada luka sekalipun. Kondom juga tidak selalu menjadi solusi dari penyebaran penyakit ini.

Kesembilan, Sipilis Penyakit ini adalah penyakit menular, di indonesia dikenal dengan raja singa. infeksi penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri spiral yang disebut Treponema pallidum. Bakteri ini dapat hidup dimana saja, dan dapat menyebar secara cepat. Penyakit sipilis pada wanita akan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan bayi lahir mati atau keguguran.

Banyak gejala dan tanda sipilih yang sulit dibedakan dari penyakit lain. dan bahkan, ada orang yang sudah sembuh dari sipilis tetapi bisa kembali tertular penyakit ini.

Pada awalnya biasanya Anda akan menyadari terdapat situs lesi pada area genital atau sekitar mulut (bisa juga dimata, tangan, meski jarang). Lesi ini kemudian menjukan perubahan menjadi benjolan dan yang mengeluarkan lendir saat pecah.

Namun, lesi akan menghilang dengan sendirinya setelah enam minggu. Seiring berjalannya waktu, gejala lainnya seperti flu, sakit tenggorakan, sakit kepala, tidak enak badan, ngilu sendi, kemerahan di area genital, dan kerontokan rambut di sana-sini akan mulai tampak. Jika tidak diobati, atau jika dirawat hanya di akhir tahap laten atau tersier dari penyakit, sifilis menyebabkan kerusakan saraf dan kardiovaskular yang tidak bisa dipungkiri, termasuk penyakit jantung, kebutaan, dan kelumpuhan.

Terlepas dari ada tidaknya gejala yang ditimbulkan oleh penyakit menular seksual, sangatlah penting untuk mengunjungi tenaga medis profesional untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.


Anda Serius Ingin Mengakhiri Ejakulasi Dini?, Ingin Memuaskan Istri Yang Anda Cintai? Ingin Berhubungan Intim Berjam-Jam?
Silahkan Klik
Disini
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*